Hingga Waktunya Tiba
Oleh: Suria Tresna
Dan akhirnya, kita sampai pada satu waktu,
di mana aku harus ikhlas melepasmu berjalan.
Kusangkutkan doa dalam tiap baju yang kulipat,
Kupautkan cinta dalam bantal dan guling yang akan kau peluk di sana.
Kutahan tangis demi sebuah cita,
Karena aku tahu ini demi masa depan yang kau damba.
Nak, kuselipkan rindu dalam buku-buku yang akan kau tulis,
Dalam setiap halaman, semoga kau temukan kekuatan dari kasih sayang Bunda.
“Jangan khawatir, Bunda... sebulan lagi kita bertemu,”
Kalimat itu terdengar lirih, namun menguatkanku.
Semoga kau betah di sana,
Wahai purnama yang menyejukkan mataku,
Wahai beringin yang selalu meneduhkanku,
Wahai bintang tempatku selalu mengadu.
Wahai jiwa yang bertalu dalam setiap detak nadiku,
Bunda akan selalu menunggu...
Padang Tujuh, 19 Juli 2025