Penjaga Terakhir Jantung Bumi - Prolog
Oleh: Tethy Ezokanzo & Seseorang
Setting:
Di sebuah universe yang terbagi antara Kerajaan Sylvan yang selaras dengan alam dan Kerajaan Ironfall yang menguasai teknologi.
Karakter Tokoh
Tokoh Utama
· Asha: Seorang gadis muda dan keturunan terakhir dari kaum Penjaga. Ia memiliki kemampuan unik untuk merasakan dan berkomunikasi dengan Jantung Bumi. Ia adalah gadis yang pemberani, penuh tekad, dan memiliki ikatan batin yang kuat dengan alam. Misinya adalah menyelamatkan dunia dari kehancuran yang disebabkan oleh ambisi manusia.
· Kabata: Seorang mantan prajurit dari Kerajaan Ironfall. Ia adalah sosok yang awalnya sinis dan skeptis terhadap kekuatan alam, namun hatinya dipenuhi kekecewaan terhadap kehancuran yang diakibatkan oleh kerajaannya sendiri. Ia adalah orang yang logis, terampil dalam pertempuran, dan akhirnya belajar untuk mempercayai Asha serta kekuatan alam.
· Putri Mahalani: Adik dari Pangeran Lexa dan putri dari Raja Valerius. Meskipun ia seorang bangsawan, ia tidak menyukai intrik politik dan kehancuran yang dibawa oleh Ironfall. Ia adalag gadis yang sangat cantik, cerdas, berbelas kasih, dan berani mengambil risiko untuk melakukan hal yang benar, meskipun harus mengkhianati keluarganya sendiri.
Tokoh Antagonis
· Pangeran Lexa: Pangeran dari Kerajaan Ironfall dan tokoh antagonis utama. Ia adalah sosok yang haus kekuasaan, paranoid, dan percaya bahwa teknologi adalah satu-satunya jalan menuju kekuatan mutlak. Ia tidak segan menggunakan sihir terlarang dan Kristal Parasit untuk menguasai Jantung Bumi.
Tokoh Pendukung
· Liora: Sahabat terbaik Asha di Kerajaan Sylvan. Ia digambarkan sebagai sosok yang setia dan peduli. Ia yang mendorong Asha untuk memulai perjalanannya, meskipun ia sendiri khawatir akan keselamatan sahabatnya.
· Raja Valerius: Raja Ironfall dan ayah dari Pangeran Lyra dan Putri Elara. Ia adalah sosok yang awalnya termakan janji-janji putranya tentang kemajuan. Tapi ia sudah tua, lemah, dan buta oleh ambisi, yang pada akhirnya menyadari kesalahannya.
· Roran: Seorang mantan mekanik dan pemimpin para pekerja di Distrik Besi. Ia adalah representasi dari rakyat jelata yang menderita akibat eksploitasi oleh Kerajaan Ironfall. Ia berani melawan Pangeran Lyra, meskipun ia tahu bahwa pertarungan itu tidak seimbang.
Di pusat dunia, jauh di bawah lapisan kerak bumi, berdenyutlah sebuah kristal raksasa yang dikenal sebagai Jantung Bumi. Kristal ini adalah sumber kehidupan, memancarkan energi vital yang menghidupkan hutan-hutan, mengisi sungai, dan memberi kekuatan pada makhluk-makhluk ajaib. Jantung Bumi dilindungi oleh kaum kuno yang disebut Penjaga, sebuah ras yang bisa berkomunikasi dengan alam dan mengendalikan elemen.
Namun, di permukaan, dunia manusia terbagi menjadi dua kerajaan besar: Kerajaan Sylvan, yang makmur berkat kearifan ekologis dan energi dari pohon-pohon kuno, serta Kerajaan Ironfall, sebuah imperium industri yang menguasai teknologi mesin uap dan mengikis sumber daya alam tanpa henti demi kekuasaan.
Di Kerajaan Sylvan, kehidupan berjalan dalam harmoni yang sempurna. Udara selalu segar, dipenuhi aroma pinus dan lumut basah. Cahaya matahari menembus kanopi dedaunan, menciptakan mozaik yang bergerak di tanah hutan. Di sinilah Asha tumbuh besar, seorang gadis muda dengan mata sehijau lumut dan rambut sehitam malam. Ia adalah keturunan terakhir dari kaum Penjaga, sebuah warisan yang ia terima setelah ibunya, Kepala Penjaga terakhir, berpulang. Sejak kecil, ia diajarkan untuk mendengarkan bisikan alam, bisikan dari angin, sungai, dan terutama, bisikan dari Jantung Bumi.
Asha memiliki kemampuan unik yang membedakannya dari yang lain. Ia bisa merasakan denyut Jantung Bumi, sebuah getaran halus yang ia rasakan di telapak tangannya saat ia menyentuh tanah. Selama bertahun-tahun, getaran itu terasa kuat dan stabil, seperti detak jantung ibu yang menidurkan anaknya. Denyut itu adalah sumber ketenangan, sumber kekuatan. Ketika ada yang terluka di hutan, Asha hanya perlu meletakkan tangannya di dekatnya dan menyalurkan getaran itu. Luka itu akan perlahan sembuh, dan kehidupan akan kembali.
Bersambung...