Layang-layang Ingin Terbang
Oleh: Ali Muakhir
— Tamat —
Mohon tunggu sebentar, kami sedang memuat konten untuk Anda.
PaberLand - Platform Komunitas Penulis Bacaan Anak Indonesia
Dipublikasikan 14 hari yang lalu
Oleh: Ali Muakhir
— Tamat —
Bergelut di bidang penerbitan dan menulis buku bacaan anak sejak tahun 2000. Telah menulis 333 judul buku. Salah satu penggagas lahirnya buku Novel Komik (NOMIK), Kecil-Kecil Punya Karya, Princess Islami, dan DigiBook Islami. Aktif sebagai mentor di bidang kepenulisan, mengelola kelas nulis WinnerClass dan PaberClass, juri berbagai lomba kepenulisan, konsultan penerbitan, dan mensyiarkan literasi bacaan anak melalui Forum Penulis Bacaan Anak PABERLAND.
Alkisah, di tengah hutan belantara di daerah Aceh, hiduplah sekawanan burung parakeet yang hidup damai, tenteram, dan makmur. Setiap hari mereka bernyanyi riang dengan suara merdu bersahut-sahutan dan saling membantu mencari makanan.Β Kawanan burung tersebut dipimpin oleh seorang raja parakeet yang bernama si Parkit. Namun, di tengah suasana bahagia itu, kedamaian mereka terusik oleh kedatangan seorang Pemburu. Ternyata, ia berniat menangkap dan menjual burung parakeet tersebut.
Ini untuk pertama kalinya aku berulang tahun di negeri orang. Tidak ada teman, saudara, atau tetangga sebelah rumah yang bisa kuajak merayakannya. Ah, tapi tak apa-apa. Aku masih punya Mama, Papa, dan ... βAlia!β panggil Usagi, teman sebangkuku yang selalu menemaniku selama aku tinggal di jepang, βHari ini kamu ulang tahun, kan? Selamat, ya! Semoga panjang umur,β Usagi mengulurkan tangan.
βHei! Berhenti!β teriak Rudy pada Fikri, yang sudah ditunggunya di perempatan jalan menuju sekolah. Fikri menghentikan sepedanya. Kali ini dia tidak takut lagi menghadapi Rudy. Itu karena, kamarin dia mendapat formula ajiab dari Profesor Glan. Menurut Profesor Glan, formula ajaib itu bisa membuat keinginan seseorang terjadi hanya dengan memikirkannya saja. Kemarin sore, Fikri sudah membuktikannya. Dia membuat seekor kucing tidak bisa bergerak, sehingga tidak jadi memangsa seekor tikus.
D
Tas Merah Oleh: Diat Ahadiat 18/8/2025 Aku bersiap pergi ke sekolah Aku mengambil tas dari dalam kamar Tasku berwarna merah Kuperiksa isi tasku
Bermain Kelereng Oleh: Diat Ahadiat 18/8/2025 Minggu pagi cerah.Β Aku dan teman-teman main. Kami ke lapangan. Main kelereng bersama.
Tak Ada Kepiting Merah Hari Ini Β Nikita mengamati kartu pos yang pemandangan pantai yang indah. Kartu pos itu kiriman dari sepupunya Alexa dari Australia. Kerinduan Niki memuncak. Selama ini, ia punya tempat idaman. Bukan Singapura, bukan pula New York. Tempat impiannya adalah Pulau Christmas di Australia. βPulau Christmas, aku pasti akan datang!β Impiannya sebentar lagi terwujud. Liburan ini, ia akan berkunjung ke rumah Alexa di Australia! Bertahun-tahun, Nikita menabung di bank dan akhirnya...