Oleh: Pramesetya Aniendita
Hujan turun lagi hari ini, dan aku suka sekali. Dari jendela biru kamarku, aku menempelkan pipi ke kayunya yang dingin. Tetes-tetes air jatuh cepat sekali dari atap, seperti mereka sedang berlomba.
Bunga-bunga di bawah jendelaku ikut tersiram, warnanya jadi lebih terang … seperti mereka baru selesai mandi. Aku ingin bilang sesuatu ke mereka, tapi aku hanya bisa tersenyum lebar. Rasanya hatiku ikut mekar bersama bunga-bunga itu.
Aku ulurkan tanganku sedikit, agar terkena hujan. Rasanya dingin, tapi menyegarkan. Suara rintiknya seperti suara teman-teman yang memanggilku untuk bermain, tapi suara hujan lebih lembut. Kadang aku membayangkan hujan itu punya sayap, yang setiap tetesnya membawa cerita dari langit.
Hari ini, aku cuma mau duduk di jendela, melihat semuanya dari sini. Rasanya damai sekali. Kalau hujan berhenti nanti, aku mau main di luar, melompat di genangan air, dan bilang terima kasih pada hujan karena sudah membuat hariku lebih cerah … meski langitnya abu-abu.
